Ribuan Warga Blitar Berebut Air Gong Pradah

Ribuan Warga Blitar Berebut Air Gong Pradah. Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali terjadi di blitar jawa timur kali ini gara gara uang hasil merantau ke malaysia tidak jelas penggunaannya seorang suami tega mencangkul wajah istrinya saat tidur pulas. Akibatnya wajah istri mengalami luka serius dan harus dirawat di rumah sakit. Beruntung polisi yang betindak cepat berhasil meringkus tersangka sebelum sempat melarikan diri lebih jauh.

tersangka sunawan 30 tahun warga desa kebonduren kecamatan ponggok blitar hanya bisa tertunduk lemas saat digeladang polisi. Dihadapan polisi tersangka mengaku telah menganiaya istrinya sulistiani 26 tahun karena jengkel uang hasil kirimannya dari malaysia tidak jelas penggunaannya.

Dihadapan polisi sunawan menceritakan sejak 3 tahun merantau ke malaysia selalu mengirimkan uang hasil jerih payahnya itu kepada sulistiani istrinya. Sunawan berpesan agar uang itu dipakai untuk meneruskan pembangunan rumah.

Terakhir kali sebelum pulang bulan lalu sunawan mengirimkan uang senilai 17 juta rupiah kepada istrinya. Namun kini uang 17 juta itu hanya tinggal 2 juta 400 ribu rupiah saja. Sementara rumah yang dibangun tetap seperti sebelum keberangkatannya. Saat sunawan menanyakan penggunaan uang itu dirinya tidak memperoleh jawaban memuaskan.

Kecewa karena penggunaan uang itu tidak jelas sunawan gelap mata dan mencangkul wajah istrinya yang sedang tidur hingga 3 kali usai kejadian sunawan langsung melarikan diri.

Hingga kini sulistiani masih tergolek tidak sadarkan diri di rumah Sakit syuhada haji blitar dengan 3 bekas luka cangkul di wajah. Sementara pelaku sunawan berhasil ditangkap polisi sebelum sempat melarikan diri lebih jauh lagi.

Dari tempat kejadian perkara polisi menemukan sebuah cangkul masih berlumuran darah yang disembunyikan di kolong tempat tidur dan bantal yang masih berlumuran darah.

Masyarakat kabupaten blitar jawa timur memiliki tradisi unik dalam memperingati maulud nabi muhammad yakni dengan mengadakan siraman pusaka kiai pradah yang berbentuk sebuah gong. Ribuan warga berebut sisa air yang digunakan mencuci pusaka tersebut karena dipercaya bisa membuat awet muda.

Puluhan ribu warga blitar rela berdesakan dan saling dorong sekedar untuk mendapatkan sisa air yang digunakan untuk mencuci pusaka kiai pradah yang berbentuk sebuah gong tradisi tahunan ini dilaksanakan di alun-alun kecamatan lodoyo blitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ˆ Back To Top