Mengenal Jenis Kaca Dekoratif

tipe kaca rumah

99% rumah di muka bumi ini pasti memiliki jendela dan pintu. Fungsi utama pintu adalah untuk memudahkan akses ke dalam rumah. Sedangkan jendela digunakan sebagai tempat sirkulasi udara. Selain fungsi utama tersebut, jendela dan pintu juga bisa mempunyai fungsi estetika atau keindahan. Dimana desain pintu dan jendela yang baik akan membuat rumah tampak lebih indah.

tipe kaca rumah

Salah satu cara untuk membuat jendela dan pintu lebih indah adalah dengan menambahkan kaca dekoratif. Sesuai dengan makna dekoratif yang berarti berhias maka kaca dekoratif ini memang digunakan untuk membuat rumah tampak lebih cantik. Kaca dekoratif sangat cocok dipasang di rumah yang memiliki tema tertentu seperti klasik, mediterania dan etnik. Pola yang digunakan pada kaca dekoratif juga bermacam-macam, seperti floral, klasik maupun binatang.

Berikut jenis-jenis kaca dekoratif yang perlu anda ketahui.

1. Kaca Sandblasting

Kaca dekoratif ini dibuat dengan menyemprotkan pasir halus ke permukaan kaca hingga permukaan kaca sedikit-sedikit agar terkikis dan dibuat sesuai pola yang diinginkan. Kaca jenis ini tidak cocok dipasang di area luar rumah karena akan membuat debu mudah menempel pada pola kaca dan sulit dibersihkan. Tempat terbaik untuk memasang kaca jenis ini adalah di kamar mandi.

2. Kaca Patri

Kaca Patri sudah dikenal sejak abad 10 masehi. Kaca ini adalah jenis kaca yang paling banyak digunakan saat ini. Kaca ini biasanya digunakan di tempat ibadah seperti masjid dan gereja. Namun tidak jarang kaca ini juga digunakan pada rumah. Kaca Patri dibuat dengan seni warna dan seni lukis dengan menggunakan rangka dari seng, timah maupun tembaga.

3. Kaca Melton

Kaca Melton berarti kaca yang dilumerkan. Kaca in dibuat dengan dipanaskan pada suhu mencapai 9000 selama 20 jam atau hingga mencair. Kemudian dibentuk sesuai dengan motif yang diinginkan.

4. Fussion Glass

Kaca ini merupakan turunan dari kaca Melton dimana cara pembuatannya adalah ditumpuk-tumpuk untuk kemudian dibakar hingga tumpukan tersebut menyatu. Seperti kaca Patri kaca jenis ini juga memerlukan logam untuk rangka dan menyambungnya.

5. Lamina Art Glass

Pembuatan kaca ini adalah dengan cara melakukan penggabungan lembaran kaca sehingga membentuk dua lapis kaca dengan film khusus, dimana diantara dua lapisan kaca tersebut terdapat dekorasi berupa bahan tipis seperti foto, lukisan maupun kain.

Sumber artikel : www.griyakuindahselaras.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ˆ Back To Top