Sebagian hal yang harus di perhatikan dalam studi kelayakan perumahan.

Suatu kegiatan yang dilakukan oleh pihak terkait agar bisa menarik perhatian investor yaitu Studi kelayakan perumahan yang ke depannya akan membantu dalam menciptakan perkembangan bisnis yang anda buat dengan sangat pesat. Tentunya, untuk melaksanakan tindakan studi kelayakan perumahan ini ada beberapa hal yang wajib untuk dipertimbangkan sebagai standar riset pasar dan dalam hal ini keseluruhannya terangkum dalam beberapa point berikut ini :

1. Memeriksa status lokasi perumahan

Dalam memperhitungkan permasalahan studi kelayakan perumahan ini salah satu hal yang paling penting yang sudah sepatutnya dipertimbangkan adalah memastikan suatu tanah yang nantinya akan dibangun perumahan dengan jasa pengawasan proyek. Dengan kata lain, pastikan tanah tersebut telah diberikan izin dari pihak RTRK (Rencana Tata Ruang Kota). Yang berarti, tanah tersebut harus telah mendapat izin dari pihak RTRK (Rencana Tata Ruang Kota). Jika hal yang demikian anda biarkan begitu saja pada saat akan membangun suatu perumahan, maka resiko yang anda akan dapatkan adalah pengurusan bangunan kalau memang anda tidak memastikan status tanah dalam melaksanakan tindakan studi kelayakan perumahan tersebut. wajib diketahui, selain melakukan tindakan yang demikian ini, maka andapun juga harus memikirkan surat tanah, jalur masuk lokasi dan lain sebagainya.

2. Turun ke lapangan guna menelaah kondisi geografis

kegiatan selanjutnya adalah dengan mencoba untuk melakukan survey atas lokasi geografi untuk melakukan feasibility study perumahan. Yang artinya, ketika anda melaksanakan perencanaan biaya tindakan yang demikian ini akan membantu anda agar kedepannya akan membuahkan hasil atas perkiraan biaya yang sesungguhnya. Yang perlu dicari tahu dalam studi kelayakan perumahan ini adalah ketersediaan jaringan listrik, ketersediaan jaringan telepon hingga air bersih.

3. Perihal kompetisi harga

Tidak hanya tempat maupun kondisi lapangan, di dalam studi kelayakan perumahan ini, anda pun harus memperhitungkan perihal masalah persaingan harga. sistem ini diberlakukan dengan cara mencoba untuk terjun langsung ke lapangan dan spontan melakukan survey atas berlakunya harga jual di sekeliling lokasi perumahan yang nantinya akan anda bangun. Barang tentu hal ini juga bisa ditentukan atas beberapa point yang melingkupi spesifikasi instalasi listrik, sanitasi, pondasi, jaringan telpon, luas jalan yang terdapat di sekitar lingkungan dan masih banyak lagi yang lannya. seluruh ini bisa dijelaskan lebih mendalam pada studi kelayakan perumahan.

4. Membuat rancangan site plan

Terkait dengan studi kelayakan perumahan yang membahas masalah site plan, maka anda akan dilibatkan dalam menentukan permasalahan pembagian lahan yang ke depannya digunakan untuk kavling ataupun fasilitas umum. Sebaliknya untuk mempermudah dalam perizinan yang nantinya akan dilakukan di depan, sehingga secara umum kavling ini dibatasi hingga 70% sedangkan yang 30% digunakan untuk fasilitas umum. Selanjutnya, maka anda bisa menentukan style bangunan yang nantinya didirikan di atasnya dengan tetap memperhatikan kebutuhan kavling dan lahan terbuka yang masing-masingnya 50%.

5. Menentukan spesifikasi material untuk bangunan

Masih berkaitan dengan studi kelayakan perumahan, bahwa pada dasarnya , perihal lain yang perlu dipertimbangkan adalah permasalahan material yang digunakan. Dalam hal ini, dengan mengetahui seluruh biaya tersebut, maka pihak pembangun akan mampu dalam menentukan biaya produksi untuk setiap perumahan yang telah siap huni. dalam kata lain, disebutkan bahwa suatu bangunan memiliki 40% dari harga pokok produksi.

Di dalam studi kelayakan perumahan ini, ada segelintir perihal yang bisa pihak pelaksana pikirkan kembali dimana hal seperti ini tidak hanya berhubungan dengan lima point diatas saja. Tentang perizinan proyek dan biaya operasional serta management dapat menjadi reaksi tersendiri untuk bisa mendapatkan kalancaran dipandang dari segi finansial atau keuntungan yang didapat diakhir. tidak adanya feasibility study yang seperti ini, maka bisa dibilang rancangan pembangunan anda akan mengalami kendala di pertengahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ˆ Back To Top