Kompetisi Piano 2017 Diselenggarakan di Batam

Batam internasional terbuka Piano Kompetisi 2017 ini sedang berlangsung di Batam dengan peserta yang berasal dari negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Cina dan Vietnam. Acara ini diadakan selama dua hari dari tanggal 21 Oktober – 22. Hari kedua acara akan menampilkan lokakarya dan konser untuk para pemenang. Tidak hanya Apakah acara ini melayani sebagai platform untuk muda pianis untuk bersaing, hal ini juga berfungsi sebagai alat untuk mempromosikan industri pariwisata di Indonesia.

Selain itu, Batam terletak dekat ke Singapura dan Malaysia. “Target kami adalah internasional peserta dan sejauh lebih dari 50 persen dari peserta yang berasal dari luar negeri,” kata kepala Komite Eleonora Aprilita. Eleonora juga mengatakan bahwa peserta ini tidak sendirian selama kompetisi, ditemani anggota keluarga mereka. “Sebagai contoh, kita memiliki hanya 10 peserta dari Vietnam, tetapi lebih dari 30 orang datang bersama mereka. Mereka telah bertamasya di sekitar Batam dan memanfaatkan tur dan perjalanan layanan untuk mengatur jadwal mereka,”tambahnya.

Untuk mendorong lebih banyak warga Singapura untuk mengunjungi pulau-pulau Batam dan Pulau Bintan, Kementerian Pariwisata telah bekerja dengan agen-agen wisata Indonesia untuk menawarkan paket wisata dengan harga lebih terjangkau. Mereka yang bepergian dari Singapore ke Batam, misalnya, akan mendapatkan diskon tiket ferry Batam cepat, $ 20 bukan $48, jika mereka mendaftar untuk salah satu dari 250 paket wisata.

Paket tersebut, termasuk promosi hotel serta spa dan Golf promosi, akan terakhir sampai akhir tahun. Kementerian Pariwisata Indonesia kata itu juga tertarik untuk menarik wisatawan Singapura untuk mengunjungi pulau-pulau dari hari Senin sampai Kamis. Akan ada tambahan diskon tur paket dipesan selama periode non-puncak ini. “Pengunjung yang pergi berlibur ke Batam, Bintan dan Tanjung Pinang dapat benar-benar merasa pelayanan terbaik, dengan harga terjangkau dan paket,” kata kementerian dalam pernyataan pers kemarin.

Mr Rizki Handayani, Direktur promosi untuk Asia Tenggara di Departemen Pariwisata Indonesia, mengatakan pemerintah telah bekerja dengan operator feri dan agen tur untuk menciptakan paket-paket ini. “Sebagai nilai tambah, wisatawan juga dapat menikmati kopi dan makanan ringan tradisional pada feri,” katanya. Pada bulan Agustus, The Jakarta Post melaporkan Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya mengatakan itu adalah penargetan tambahan 100.000 wisatawan ke pulau-pulau Bintan dan Batam dari Singapura dan Malaysia dengan program wisata ini.

Bintan dan Batam adalah bagian dari Provinsi Riau Kepulauan di Indonesia, yang melihat juta wisatawan dari Singapura tahun lalu. Sebaliknya, Singapura telah mencari untuk tumbuh lalu lintas penumpang dari Batam. Pada bulan Mei, Bandara Changi mulai shuttle bus antara terminal feri Tanah Merah dan Bandara dalam upaya untuk merayu Indonesia menggunakan Bandara sebagai gerbang untuk perjalanan internasional.

Pemerintah telah membuat perubahan ke Dewan Batam Indonesia Free Trade Zone Authority (BP Batam), yang mengelola zona perdagangan bebas Batam, untuk mendapatkan kembali kepercayaan investor. Merombak datang setelah pebisnis menyatakan ketidakpuasan dengan sistem dual-pemerintahan Batam, yang kata mereka adalah sakit kepala bagi calon investor.

“Kami menghargai BP Batam manajemen lama, tetapi kita perlu mendengar saran dari perusahaan swasta, juga, karena mereka adalah orang-orang yang berinvestasi dan melakukan bisnis di sana,” koordinasi ekonomi Menteri Darmin Nasution mengatakan dalam upacara peresmian di Jakarta Kamis. Terletak hanya satu jam perjalanan dengan feri dari Singapura, Batam merujuk pada sebuah pulau dan kota yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau.

Wilayah ini dikelola oleh otoritas dua: BP Batam, yang memiliki wewenang untuk mendistribusikan tanah untuk industri, mengeluarkan ijin usaha dan mengembangkan infrastruktur, dan administrasi kotamadya, yang urusan administrasi dan pelayanan publik. Untuk membangun sebuah pabrik, misalnya, investor harus mengamankan penjatahan tanah dari BP Batam, sementara pada saat yang sama menerapkan untuk membangun izin dari pemerintah kota.

Pemerintah ditunjuk sebagai Menteri Koordinasi Ekonomi Sekretaris, Lukita Dinarsyah Tuwo, sebagai Ketua BP Batam, menggantikan Hatanto Reksodipoetro. Sementara itu, Purwiyanto menjadi Wakil Ketua keuangan, menggantikan Sigit Priadi Pramudito. Yusmar Anggadinata menggantikan Junino Jahja sebagai wakil untuk perencanaan dan pembangunan, sementara Dwiyanto Eko Winaryo mengambil Eko Santoso Budianto posisi sebagai wakil untuk fasilitas bisnis. Bambang Purwanto menggantikan Gusmardi Bustami sebagai wakil untuk urusan umum dan sumber daya manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ˆ Back To Top