Cerita Balik Lagu “Suara” Dari GAC

Stafaband Di penghujung tahun 2017, pelantun “Berlari Tanpa Kaki” kembali merilis Single terbaru berjudul ‘Suara’ yang sekaligus menjadi single perdana dari album ke-3 mereka bersama Sony Music Entertainment Indonesia.

Makna Dibalik Lagu “Suara” Dari GAC

Mewakili bandnya, Gamal menjelaskan makna di balik lagu ‘Suara‘. Pria berusia 27 tahun itu berusaha untuk mendorong orang untuk berani menyuarakan pendapatnya masing-masing. “Untuk ‘Suara’ sendiri sebenarnya menceritakan tentang kita pengin bikin kasih motivasi juga buat semangat bahwa suara kita itu enggak bisa digantikan dengan orang lain. Jadi, suara kita adalah suara kita, suara untuk menyampaikan apa aspirasi kita,” ujar Gamal. bokep indo

Apa harapan GAC terhadap lagu ini ? bokep jepang

Gamal tidak berharap lagu terbarunya ini bisa disukai semua orang. Yang jelas, ia hanya ingin memberikan semangat kepada masyarakat yang disampaikan melalui lagunya itu. “Kita percaya kalau dari kitanya sudah semangat, orang yang mendengar juga bisa merasakan rasa semangat yang kita berikan,” katanya menambahkan. download lagu ‘Suara’ tetap mengusung genre RnB, genre yang selalu mewarnai karya-karya pelantun “Dahulu” ini. Sedangkan untuk musik videonya sendiri adalah arahan dari Gamal sendiri yang berperan sebagai sutradara. bokep


Alat Musik Tradisional dari Provinsi Sulawesi Selatan

Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan

Kebudayaan Sulawesi Selatan sarat juga akan kombinasi etnis serta suku Mandar, Duri, Selayar, Konjo, Bugis, Makassar serta Suku Pettae. Semasing etnis serta suku itu mempunyai keunikan kebiasaan yang sama-sama berlainan. Satu diantara bentuk ketidaksamaan itu terkecuali bisa kita dapatkan dari macam baju adatnya, dapat juga kita kenali dari alat musik tradisionil yang umum dimainkannya.

Beragam jenis alat musik dengan bentuk serta keunikan yang unik bisa anda dapatkan beberapa daerah Makassar serta sekelilingnya yang saya dapat dari alatmusik.org. Walau telah mulai terlupkan, tetapi masih tetap ada saja segelintir orang-orang dari daerah perkampungan yang menaruh serta memainkan alat-alat musik itu. tersebut alat musik tradisionil dari sulawesi selatan.

Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan

Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan
Gambar Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan

Tolindo/Popondi

Tolindo merupakan Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan yang bahan utama untuk membuatnya adalah terbuat dari bahan kayu yang bentuknya mirip busur dan nanitnya diletakan di atas sebuah tempurung kelapa. Di bagian busur Tolindo atau Popondi ini, ada satu senar panjang yang juga akan hasilkan nada waktu dipetik. Orang-orang Bugis sendiri mengatakan instrumen ini dengan nama ” Tolindo “, sedang pada orang-orang Makassar mengatakan instrumen ini dengan nama Popundi.

Gesok-Gesok

Gesok-Gesok yaitu alat musik tradisionil dari Propinsi Sulawesi Selatan semacam rebab dengan 2 (dua) buah dawai. Gesok-Gesok ini terbuat berbahan basic kayu dan kulit binatang. Bentuk dari alat musik ini mirip satu jantung yang diperlengkapi dengan tongkat yang digunakan untuk menggesek. Gesok-Gesok ini serupa dengan alat musik bernama ” rebab ” yang datang dari Propinsi Jawa Barat.

Lalosu Sessungriu

Lalosu Sessungriu yaitu alat musik tradisionil dari Propinsi Sulawesi Selatan yang terbuat berbahan basic kayu serta tekstil. Alat musik satu ini berbentuk tabung bambu yang di isi oleh bebatuan kecil. Tabung ini dibungkus menggunakan kain berwarna merah putih serta pada satu diantara ujung dari instrumen ini berupa kepala ayam.

Lalosu Sessungriu sendiri adalah penggabungan dari 2 (dua) kata, yaitu Lalosu serta Sessungriu. Pada kata ” lalosu ” datang dari kata ” lao-lisu ” yang ini berarti bolak-balik. Sedang pada kata ” Sessungriu ” yaitu piranti yang sering digunakan didalam tarian Alusu. Asal usul nama alat musik ini adalah dikarenakan alat musik ini dimainkan dengan cara sambil menari sambil menggoyangkan alat musik ke samping kanan kiri hingga muncul suaranya.


ˆ Back To Top